• Selayang Pandang

  • Arsip

  • Agustus 2010
    S S R K J S M
    « Jul   Sep »
     1
    2345678
    9101112131415
    16171819202122
    23242526272829
    3031  
  • Tertinggi

    • Tak ada

Abdul Hakim, S.HI : Pemilukada hasil reformasi politik


Senin, 2 Agustus 2010, di Pendopo Kecamatan Watukumpul, Kantor Kesbangpollinmas Pemalang bersama KPUD Pemalang melakukan sosialisasi Pemilukada Pemalang tahun 2010. Hadir undangan sebanyak 100 peserta terdiri dari unsur, PKK, BPD, Sekdes, Karang Taruna, tokoh masyarakat, tokoh agama dan pelajar.
Mengawali acara dibuka oleh sekretaris kecamatan Drs. Mu’minun dan meminta kepada peserta agar : pertama pelaksanaan sosialisasi pemilukada harus benar-benar dipahami dan bila perlu untuk menanyakan sepuasnya. Kedua Pelaksanaan sosialisasi merupakan tekad warga Watukumpul untuk mensukseskan pemilukada dan ikut mencoblos pada hari Minggu, 31 oktober 2010.
Pembicara dari KPUD Abdul Hakim,S.HI memaparkan materi “Tahapan pemilu kada 2010”. Pemilukada langsung merupakan tradisi baru sebagai hasil reformasi system pemilihan pemimpin. Sebelumnya tradisi pemilihan KDH ini dilakukan oleh DPR dan sekarang kembali lagi kepada kedaulatan rakyat. Kekuasaan hasil pemilihan tidak langsung ternyata telah mengkoptasi kepentingan rakyat.
Dalam paparan selanjutnya Abdul Hakim meminta masyarakat untuk nyengkuyung dan berpartisipasi dalam pemilukada yang dilakukan setiap 5 tahun sekali.
Pembicara Drs. Hendro susilo memaparkan tentang indikator pemilu yang sukses antara lain; pemilukada berlangsung tertib dan kondusif, adanya partisipasi masyarakat yang tinggi, pemilukada menghasilkan pemimpin yang aspiratif dan dapat dipertanggungjawabkan dan semua pemilih dalam DPT menggunakan hak pilihnya dengan baik dan benar.
Pembicara drs. Rifqi Jaya, MM , memaparkan tentang membangun tradisi kesadaran baru dengan mengajak untuk menghilangkan tradisi menerima money politics. Money politics merupakan tindakan kebohongan baik pemberi maupun yang menerima. Politik uang merupakan kecelakaan besar dan bahkan karenanya tidak ada pemimpin yang berkeinginan untuk mensejahterakan rakyat melainkan menutup hutang-hutangnya selama proses pencalonan. Selanjutnya, para peserta sosialisasi diajak untuk mewaspadai menjelang tanggal 31 Oktober 2010, karena saat itu banyak orang berpura-pura baik, dermawan dan royal membagi uang dan berpesan untuk memilih calon tertentu. Tindakan tipuan ini merupakan awal orang menjadi korup.
Mari kita berpemilukada dengan benar dan cerdas, pilih pemimpin yang pantas dan berkualitas , Minggu ,31 Oktober 2010. Ayo Nyoblos maning.(agh).

oleh : Safrudin HS S.IP

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: